1. Last month was the month when
Untuk pertama kalinya tidak lagi menjadi guru di sekolah formal setelah tiga setengah tahun. Pagi-pagi menjadi lebih rileks, tidak merasa terburu-buru harus mengerjakan sesuatu atau langsung bertemu orang banyak (siswa). Saat ini hanya fokus di kursusan. Meski begitu, tetap rasanya tetap capek, tapi kali ini aku bisa lebih fokus. Ternyata, transisi ini juga memberi ruang untuk bernapas lebih dalam, meskipun tantangan baru seperti mengatur waktu sendiri kadang membuatku merasa sedikit hilang arah.
2. Last month I spent most of my quality time with
Banyak banget waktu luang bikin aku lebih banyak waktu sama diri sendiri. Ngobrol sama diri sendiri melalui tulisan, baca buku yang emang lagi dibutuhin sama diri sendiri. Ternyata semakin kita banyak dengerin dan ngomong diri sendiri itu lebih tenang dan alhamdulillah bisa mengurangi anxiety. Di waktu-waktu itu, aku juga mulai mencoba meditasi sederhana, seperti duduk diam dan merasakan napas, yang membantu menenangkan pikiran yang sering berkecamuk.
3. Last month I spent most of my time
Menulis, membaca dan juga menonton YouTube. Aku senang karena setelah resign dari sekolah, aku bisa punya waktu lebih banyak untuk menulis dan juga membaca. Aktivitas ini bukan hanya sekedar hobi, tapi juga cara untuk mengeskplorasi pikiran dan emosi yang selama ini terpendam di balik rutinitas harian yang padat.
4. Last month, I felt
Sebenarnya bulan lalu perasaan aku kacau balau. Naik turunnya signifikan. Bisa tiba-tiba semangat, lalu tiba-tiba hilang semangat. Kadang mudah tidur, kadang tiba-tiba sulit tidur jadi mudah mengantuk di pagi hari. Dan seminggu terakhir di bulan kemarin, aku sering mengalami mimpi buruk. Entahlah, aku juga gak tahu kenapa. Bulan lalu juga, dosis obat anti depresannya di tambah lagi dosisnya, balik lagi ke setelan awal. Meski begitu, aku coba buat baik-baik aja di hadapan keluarga aku. Mungkin ini bagian dari proses penyembuhan, di mana tubuh dan pikiran sedang belajar menyesuaikan diri dengan perubahan besar, dan aku berusaha menerima bahwa fluktuasi ini adalah hal yang normal.
5. Last month's list
Mm, bulan lalu aku bisa selesai baca satu buku, nonton 4 episode drakor, nulis beberapa tulisan di blog yang aku rasa bulan kemarin aku bisa nulis banyak. Olahraga renang, iya! Iya aku mulai rutin olahraga renang.
6. Love letter to self
Hi, Ihat. Thank you for surviving ya. I love you and I am always proud of you. Aku tahu, sulit banget buat bisa berdamai dengan depresi, tapi dari depresi kamu belajar bahwa gak apa-apa kok kalau kamu lagi gak baik-baik aja, gak apa-apa kok kalau di hari tertentu kamu gak semangat, gak apa-apa kok kalau ngajar kamu di hari tertentu gak sebaik biasanya. Remember, you are a human. Dan semua perasaan itu berhak hadir dan dirasakan. Jangan lagi denial ya dengan perasaan apapun yang hadir. Mereka cuma butuh diterima, dirasakan, dan dipeluk. Semangat berjuang bersama depresi yang kamu alami ini. Meski kadang terasa melelahkan, tapi ingat semua ini sementara dan kamu akan keluar dari lingkaran hitam yang kadang menakutkan itu. Keep it up! Kamu sudah melangkah jauh, dan setiap hari yang kamu lalui adalah bukti kekuatanmu yang luar biasa.
Prompt journal ini aku dapatkan dari instagramnya beradadisini.
Post a Comment