Skip to main content

Posts

Featured

Refleksi Catatan 99: Mengenai Iduladha

Selamat merayakan Iduladha 1447 H bagi kamu yang merayakan! I’m so grateful with this Eid. Entah mengapa, kali ini aku merasakan seperti ada beberapa cahaya yang menyinari hatiku. Cahaya yang mengembalikan diriku seperti sebelumnya: an initiator in my family. Aku kembali memiliki ide dan energi untuk merayakan Iduladha ini, walau mungkin tidak seberapa. Kondisi ini sangat berbeda dengan diriku saat Idulfitri lalu, di mana aku lebih banyak diam ketimbang menginisiasi perayaannya. Semuanya bermula ketika aku ingin membuat BBQ-an (dibandingkan bikin sate seperti biasa), sekaligus tetap ingin makan kupat dan opor ayam. Saat mengobrol, Mamah bercerita dan meminta maaf karena tidak bisa memasak menu tersebut dikarenakan keuangan keluarga yang sedang menurun. Mendengar itu, muncullah inisiatifku untuk mengajak adikku yang sudah sama-sama bekerja untuk udunan (patungan). Biasanya, akulah yang selalu menanggung semuanya sendirian. Jujur saja, selama ini terkadang di dalam hati suka ada rasa k...

Latest posts

Refleksi Catatan 98: Mengizinkan Diri Untuk Merasakan Lelah

Accepting My Vulnerability