Refleksi Catatan 94: Titik-Titik Cahaya

Sudah memasuki hari Senin lagi. 

Hallo semuanya. Selamat kembali beraktifitas!

Sebenarnya aku ini terlambat untuk menulis refleski mingguan, biasanya kan di hari Minggu ya, tapi ini malah di Senin pagi. Tapi gak apa-apa. Lebih baik terlambat daripada gak sama sekali kan?

Aku sangat bersyukur atas minggu ini, atas hidup ini, dan juga semua hal yang terjadi dalam hidupku. Hubungan aku dengan orang tua semakin membaik; mereka lebih memahami kondisi aku saat ini. Maka dengan itu, akupun lebih mudah untuk memahami diriku sendiri, memeluk semua luka yang terjadi di masa lalu, terus belajar untuk memaafkan dan juga let go atas apa yang telah terjadi. Karena aku tidak mau terus menerus membawa serta hidup dalam bayang-bayang amarah dan kecewa. Aku berhak bahagia, damai, dan tenang dalam menjalani hidup ini. 

Selain itu, aku pun mau mengucapkan terima kasih kepada diriku sendiri karena sudah berani untuk mendaftar beasiswa AAS. Meski efek samping obat membuat cara berpikirku sedikit melambat dan mudah lupa, aku bangga karena tetap mencoba.

Aku merasa seperti menemukan kembali titik-titik cahaya dalam hidupku. Semua itu dimulai saat aku kembali belajar sedikit-demi sedikit. Aku merasa aku kembali hidup dan bersemangat. 

Semoga titik-titik terang ini akan terus bertambah setiap harinya sehingga aku dapat menemukan kembali cahaya dalam hidupku.


26 comments

  1. Hmmm betul sih kak. Apalagi sebelum memulai harus berani mencobanya. Untuk hasilnya itu urusan belakangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul banget kak. semangat buat kita semua!

      Delete
  2. Hubungan dengan orang tua semakin baik menjadi mesin pendorong untuk menjadi sehat. Apapun itu semoga kita selalu dalam jalan yang terbaik

    ReplyDelete
  3. Semangat Ka Solihat, berani melangkah itu anugerah, tidak semua orang berani melangkah. semoga beasiswanya lolos ya...btw beasiswa AAS itu apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak! Semangat! AAS itu Australia Awards Scholarship kak

      Delete
  4. Wah, judulnya aja udah menarik, isinya ternyata makin bikin tenang. Makasih banyak ya, kak, sudah diingetin buat selalu cari sisi positif di setiap keadaan.

    ReplyDelete
  5. Setiap titik kecil dalam hidup bisa dihubungkan menjadi sesuatu yang lebih berarti. Kadang memang kita butuh berhenti sejenak untuk menyadari hal-hal yang sebelumnya terlewat

    ReplyDelete
  6. Wah..keren mba..bisa rutin lakukan refleksi mingguan begini. Jadi lebih tahu hal2 apa saja yg patut kita syukuri dan apa yang perlu diperbaiki ya .. Terima kasih sharingnya.. Sukses dan bahagia selalu ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mbak sudah mampir. Sukes dan bahagia selalu juga ya

      Delete
  7. Hal yang sering saya lupa, bahwa bersyukur dan mengisi pikiran positif itu sangat berpengaruh dalam setiap momen. Kesibukan, tuntutan, peran, bahkan hal-hal tak terduga seringkali membuat pikiran dan rasa kehilangan arah.

    ReplyDelete
  8. Semoga apply beasiswa AAS nya approve yaa,,diterima. Semoga sukses dan tetap semangaat kaak,

    ReplyDelete
  9. Haiii saya follow blognya yaaa..

    Senang sekali kalau spark itu kembali hadir ya . Tetap bersemangat dan gapapa telat sedikit daripada tidak sama sekali. Ini kayaknya jadi motto hidup saya juga sih hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah aku folback kakkk. Makasihhh hihii

      Delete
  10. MasyaAllah peluk jauh ya kak, makasih sharingnya. Ini juga jadi reminder buatku untuk selalu bersyukur setipa hari. Karena semua dalam hidup ini patut disyukuri ya. Bukankah bersyukur atas hidup itu termasuk bentuk mencintai diri sendiri? Betul nggak sih? Ikhlas dan ridho atas kehidupan ini membuat kita lebih lega melalui hidup tanpa beban. Btw, semoga apply beasiswanya lolos ya. Aku nggak tau beasiswa apa itu tapi semoga Allah mudahkan jalan untuk mencapai yang kamu impikan. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul kakk. Aamiin makasih banyak kak buat doa dan supportnya. Btw, AAS itu Austrlia Awards Scholarhsip hehee

      Delete
  11. Berani melangkah pastinya sudah terukur ya kak. Semangat selalu, jaga kesehatan juga ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kakak jugaaa sehat, semangat dan bahagiaa selalu :)

      Delete
  12. Ah, saya gak pernah bikin surat ke diri sendiri. Rasanya aneh aja. Dulu juga pernah ada tren begini. Nanti dicoba deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh tuh kak, seru sih hihiii jadi bisa recall sekaligus refleksi seminggu ini habis ngapain aja, ketemua siapa aja dan kemana aja heheee

      Delete
  13. Semangat ya kak.. Semoga semuanya berjalan baik, hubungan dnegan ortu juga makin membaik.. Semoga beasiswanya juga keterima, ya.. :) Keren banget udah berani mencoba dan melangkah ke depan... Semangaaat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo kak! Terima kasih, semangat juga kak :)

      Delete

Letters to Myself | Designed by Oddthemes | Distributed by Gooyaabi