Refleksi Catatan 97: Melepas Penat dan Rindu

Halo semua, selamat malam.

Sebelum melangkah memasuki hari Senin, aku ingin meluangkan waktu sejenak untuk merefleksikan minggu ini.

Satu hal yang paling aku syukuri dalam seminggu terakhir adalah kesempatan untuk berkumpul dan bercengkerama kembali dengan teman-teman kerja lama. Kami mengobrol ke sana kemari, tertawa, bahkan sampai berpindah tempat nongkrong. Rasanya lumayan sekali untuk melepas penat sekaligus rindu karena cukup lama tak bertemu. Mendengar celotehan mereka soal dinamika pekerjaan masing-masing menjadi hiburan tersendiri untukku. 

Aku juga sangat bersyukur dengan hari Minggu kali ini. Aku bisa melaluinya dengan santai, tanpa beban berat untuk menjemput hari Senin. Menikmati Minggu yang damai seperti ini sungguh kontras dengan apa yang sering aku alami di tempat kerja sebelumnya. Dulu, aku sering kali dilanda stres setiap hari Minggu. Aku jarang bisa menikmati hari libur dari gawai (gadget), karena dari Minggu sore menuju malam, pesan-pesan instruksi untuk esok hari sudah ramai bertebaran di grup kerja.

Oh iya, ada satu momen menarik yang tertangkap mataku saat sedang berkumpul bersama teman-temanku kemarin. Aku melihat seorang anak yang mengajak ibunya makan bersama. Setelah selesai makan, anak itu meminta ibunya berpose lalu mengabadikannya dengan kamera. Melihat beberapa pose yang berhasil difoto itu, entah mengapa ada rasa hangat yang tiba-tiba menyusup ke dalam hatiku. Momen sederhana, tapi begitu penuh kasih. Semoga Mamah mau juga ya diajak begini nanti. 

Ya... meski hari Mingguku terasa hangat, tetap saja ada bumbu kekesalan kecil karena di sepanjang jalan ketika berkumpul bersama teman-teman itu banyak sekali tukang parkir yang bermunculan, hehe.

Kalau minggu ini, bagaimana dengan ceritamu? Adakah hal manis yang bisa kamu syukuri, atau justru ada hal kecil yang sempat bikin kamu kesal?

Selamat bertemu hari Senin!

13 comments

  1. Selamat hari Senin! Selamat kembali berkutat dengan macet, polusi, komputer dan deadline! Semangat ya Kak!

    ReplyDelete
  2. Bertemu dengan teman kerja alam aja udah bikin kita happy dan melupakan sejenak tentang masalah ya, nah apalagi ketemu teman lama waktu masa SMA dulu ya, biasanya kenangan-kenangan itu otomatis kembali lagi menjadi cerita yang menyenangkan walaupun dulunya pahit ya...

    ReplyDelete
  3. Kalau aku kebetulan baru ketemuan dengan teman-teman kuliah dulu. Seru banget bisa ngumpul dan cerita tentang kondisi sekarang dan nostalgia masa lalu. Bersyukur masih bisa akrab dengan teman-teman dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul banget kak! Jarang-jarang masih bisa akrab ituu

      Delete
  4. Melepas penat itu penting banget, apalagi saat pikiran sedang penuh. Aku juga merasa kadang kita terlalu fokus ke rutinitas sampai lupa memberi jeda untuk diri sendiri supaya tidak cepat lelah secara mental

    ReplyDelete
  5. kopi darat saat ini mulai berkurang sejak adanya gadget, bersyukur ya masih punya teman-teman yang masih bisa diajak berkumpul. Karena kita adalah makhluk sosial bertemu dan bercerita sangat dibutuhkan di tengah makin unsosnya orang masa kini.

    ReplyDelete
  6. Mood booster ahad pagiku adalah rehat sejenak dari beberapa kelas yang aku ikuti selama seminggu full.. Jadi bener-bener ahad tuh diisi sama bersantai sejenak, melakukan apa yang ingin dilakukan. Kadang juga melengkapi catatan kuliah yang belum lengkap, karena sebentar lagi masuk pekan UTS.

    Tapi Ahad pagi selalu ada yang harus disyukuri yaah..
    Dari waktu yang tampak lebih tenang dan tidak diburu dengan tugas atau deadline.

    ReplyDelete
  7. Selamat berhari minggu kaak, memanfaatkan momen libur adalah waktu yang tepat untuk istirahat.Me time di hari minggu bertemu teman dan keluarga

    ReplyDelete
  8. Tulisan yang hangat dan menenangkan 😊 Kadang di tengah rutinitas yang padat, momen sederhana seperti berkumpul lagi dengan teman lama memang bisa jadi recharge terbaik. Apalagi kalau sudah lama tidak bertemu, obrolan random dan tawa kecil terasa jauh lebih berharga.

    ReplyDelete
  9. Bener-bener pas banget momennya, Kak! Pas saya lagi agak jenuh, eh nemu tulisan Kakak yang isinya adem gini. Jadi ngingetin diri sendiri juga buat gak lupa istirahat sejenak dari rutinitas. Makasih ya Kak udah nulis ini, sukses dan sehat-sehat terus buat Kakak!

    ReplyDelete
  10. kalau untuk hari ini jujur aku mengawalinya dengan marah-marah ke anak perkara PR dan sebagainya huhu. Semoga aja nih di penghujung hari nanti tetap ada hal baik untuk disyukuri

    ReplyDelete

Letters to Myself | Designed by Oddthemes | Distributed by Gooyaabi